Jenis Atap Bitumen – Memilih material penutup atap tidak cukup hanya melihat bentuk dan harga. Setiap material memiliki karakter berbeda yang memengaruhi fungsi, tampilan, serta cara pemasangannya. Karena itu, mengenali jenis atap bitumen penting sebelum menentukan produk untuk rumah atau bangunan. Secara umum, atap bitumen tersedia dalam bentuk gelombang, tile, shingles, hingga bitumen modifikasi.
Artikel ini akan membahas mengenai jenis atap bitumen dan fungsi masing-masing. Dengan begitu, pembaca dapat memahami perbedaannya sebelum membeli material. Selain itu, pembahasan ini membantu memilih bentuk atap sesuai desain dan kebutuhan bangunan. Yuk simak!
Mengenal Atap Bitumen Sebelum Memilih Jenisnya

Atap bitumen merupakan material penutup atap yang menggunakan bitumen atau aspal sebagai salah satu komponen utamanya. Produsen kemudian menggabungkannya dengan material penguat sesuai jenis produk. Bahan tersebut dapat berupa fiberglass, serat organik, pasir batu, atau material lainnya.
Di pasaran, bentuk atap bitumen cukup beragam. Ada lembaran bergelombang yang menyerupai seng. Ada pula shingles yang memiliki potongan seperti susunan sirap. Selain itu, tersedia bentuk tile dan material bitumen modifikasi untuk kebutuhan tertentu.
Perbedaan bentuk tersebut bukan sekadar masalah tampilan. Bentuk material juga menentukan karakter pemasangan dan penggunaan. Karena itu, pilih jenis berdasarkan desain atap, kebutuhan bangunan, dan spesifikasi produk.
1. Atap Bitumen Gelombang
Atap bitumen gelombang memiliki permukaan bergelombang seperti lembaran atap konvensional. Jenis ini umumnya menggunakan bitumen yang diperkuat serat organik atau selulosa. Profil gelombang membantu membentuk struktur lembaran sekaligus mendukung aliran air hujan.
Fungsi atap bitumen gelombang
Jenis ini cocok untuk bangunan yang membutuhkan penutup atap berbentuk lembaran. Contohnya rumah, gudang, garasi, hingga bangunan pendukung lainnya. Selain itu, bobotnya relatif ringan sehingga dapat membantu mengurangi beban pada struktur atap. Material bitumen juga tidak memiliki karakter korosi seperti atap berbahan logam.
Dari sisi tampilan, profil gelombang memberikan kesan sederhana dan fungsional. Karena itu, jenis ini sering menjadi pilihan ketika fungsi dan efisiensi menjadi pertimbangan utama. Namun, perhatikan spesifikasi setiap produk sebelum membeli. Komposisi material, ketebalan, ukuran, dan sistem pemasangan dapat berbeda antarproduk.
2. Atap Bitumen Tile
Atap bitumen tile memiliki bentuk yang menyerupai ubin atau genteng. Bentuknya memberikan tampilan yang lebih dekat dengan atap konvensional. Karena itu, jenis ini menarik untuk hunian yang ingin mempertahankan karakter genteng dengan material yang berbeda. Materialnya dapat menggunakan kombinasi bitumen, fiberglass, granulat, pasir batu, dan lapisan pelindung. Komposisinya bergantung pada produsen dan tipe produk.
Fungsi atap bitumen tile
Fungsi utamanya tetap sebagai pelindung bangunan dari panas dan hujan. Namun, bentuk tile memberikan nilai tambah dari sisi visual. Jenis ini cocok untuk rumah dengan konsep klasik, sederhana, maupun modern. Pilihan warna dan tekstur juga dapat membantu menyesuaikan tampilan atap dengan fasad.
Selain itu, material bitumen memiliki karakter yang fleksibel. Karakter tersebut dapat memberikan alternatif bagi pemilik rumah yang ingin menggunakan desain atap tertentu. Jadi, bitumen tile dapat menjadi pilihan ketika tampilan genteng tetap penting. Namun, pemilihan produk sebaiknya tetap mempertimbangkan kemiringan dan sistem rangka atap.
3. Atap Bitumen Shingles
Atap shingles memiliki bentuk lembaran yang dipasang secara bertumpuk. Susunan tersebut menghasilkan tampilan seperti sirap pada permukaan atap. Jenis ini banyak digunakan pada bangunan yang mengutamakan estetika sekaligus fungsi perlindungan. Salah satu bentuknya adalah 3-Tab Shingles. Model tersebut memiliki pola tab yang menciptakan tampilan teratur pada permukaan atap.
Fungsi atap bitumen shingles
Shingles cocok untuk hunian yang ingin memiliki tampilan lebih rapi dan modern. Jenis ini juga dapat mengikuti desain arsitektur tertentu karena bentuk lembarannya relatif fleksibel. Maxxiroof menjadi salah satu produk yang menggunakan konstruksi 3-Tab Shingles. Berdasarkan spesifikasi resminya, Maxxiroof memiliki ukuran 1.000 x 333 mm dengan ketebalan 2,66 mm.
Satu bundle berisi 21 lembar dengan cakupan sekitar 3,10 m². Produk tersebut juga mencantumkan ketahanan angin hingga 60 mph dan garansi material selama 25 tahun. Spesifikasi tersebut membuatnya dapat dipertimbangkan untuk proyek hunian yang membutuhkan tampilan shingles.
Selain Maxxiroof, terdapat pula shingles laminated yang memiliki konstruksi lebih tebal. Contohnya Promaxxi dari Maxxiroof yang menggunakan konstruksi laminated dengan ketebalan 5,2 mm. Produk tersebut mencantumkan ketahanan angin hingga 130 km/jam dan garansi 30 tahun.
Dengan demikian, shingles tidak hanya menawarkan variasi visual. Jenis dan konstruksinya juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan bangunan.
4. Atap Bitumen Modifikasi
Bitumen modifikasi merupakan material yang mendapatkan tambahan polimer tertentu. Modifikasi tersebut bertujuan meningkatkan karakter material terhadap perubahan suhu dan kondisi lingkungan. Jenis ini banyak digunakan pada sistem atap yang membutuhkan fleksibilitas dan perlindungan tambahan.
Fungsi atap bitumen modifikasi
Fungsi utamanya adalah membantu membentuk lapisan perlindungan terhadap air pada sistem atap. Materialnya juga dapat digunakan pada aplikasi yang membutuhkan fleksibilitas lebih tinggi. Namun, pemasangan bitumen modifikasi dapat berbeda dari shingles atau lembaran bergelombang. Beberapa sistem membutuhkan lapisan tertentu dan teknik pemasangan khusus.
Karena itu, jangan menyamakan semua produk berbahan bitumen. Setiap produk memiliki konstruksi dan metode aplikasi masing-masing. Untuk proyek tertentu, konsultasi dengan tenaga pemasang menjadi langkah penting. Dengan begitu, material dapat bekerja sesuai desain dan spesifikasi bangunan.
Bagaimana Memilih Jenis Atap Bitumen yang Tepat?
Setelah mengetahui berbagai jenisnya, langkah berikutnya adalah menentukan produk sesuai kebutuhan. Jangan hanya melihat model yang paling menarik secara visual.
Pertama, perhatikan bentuk dan desain atap. Atap shingles cocok untuk hunian yang mengutamakan tampilan sirap. Sementara itu, atap gelombang dapat menjadi pilihan untuk bangunan yang membutuhkan lembaran praktis.
Kedua, periksa spesifikasi material. Ketebalan, ukuran, berat, ketahanan angin, serta garansi dapat menjadi bahan pertimbangan. Spesifikasi tersebut membantu memastikan produk sesuai dengan kebutuhan proyek.
Ketiga, perhatikan sistem pemasangan. Beberapa produk membutuhkan multiplek, underlayer, flashing, starter, dan komponen pendukung lainnya. Maxxiroof sendiri mencantumkan komponen tersebut dalam sistem pemasangan produknya.
Terakhir, pertimbangkan kondisi lingkungan bangunan. Rumah di wilayah dengan paparan panas, hujan, dan angin tinggi membutuhkan material dengan spesifikasi yang sesuai.
Pesan Atap Bitumen Maxxiroof untuk Proyek Anda

Jika Anda membutuhkan atap shingles untuk hunian atau proyek bangunan, Maxxiroof menyediakan pilihan 3-Tab Shingles dan laminated shingles. Konsultasikan kebutuhan proyek untuk mendapatkan produk dan sistem pemasangan yang sesuai.
Anda juga dapat menghubungi tim Maxxiroof untuk mendapatkan informasi produk dan aplikator. Maxxiroof mencantumkan jaringan kontak di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Surabaya, Bandung, Malang, Semarang, Bali, Jakarta, dan beberapa kota lainnya.
Kalau kamu masih ragu menentukan ukuran atap bitumen yang paling sesuai untuk rumahmu, jangan tunda lagi. Segera hubungi tim Maxxiroof untuk konsultasi gratis dan pemesanan atap bitumen berkualitas dengan garansi hingga 25 tahun.
Kesimpulan
Empat jenis utama yang dapat ditemui adalah atap bitumen gelombang, bitumen tile, shingles, dan bitumen modifikasi. Masing-masing memiliki bentuk, karakter, serta fungsi yang berbeda. Karena itu, pilih material berdasarkan desain, kebutuhan bangunan, spesifikasi produk, dan sistem pemasangannya. Jika menginginkan tampilan shingles modern, Maxxiroof dapat menjadi salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan sesuai kebutuhan proyek.




